Apa Anda menderita maag, gangguan asam lambung, sakit kepala, batuk, dll tapi ngga pernah sembuh total padahal sudah diobati macem-macem?

Bisa jadi Anda memang sakit beneran, tapi itu karena psikosomatis (penyakit pikiran).

“Tapi saya ngga lagi stress Pak, mana mungkin psikosomatis?!”

Orang sering beranggapan bahwa penyakit psikosomatis (penyakit pikiran) itu selalu karena stress. Padahal tidak harus seperti itu lho. Anda jika parno atau memiliki sugesti yang salah, itu bisa menjadi penyakit yang nyata tanpa harus stress dulu.

Ini sering dialami oleh penderita maag/sakit asam lambung, padahal sudah diobati segala macam tapi ngga sembuh-sembuh juga. Padahal kondisi juga hepi-hepi aja tidak stress, tapi maagnya kok bisa kumat?!

Dan ini bukan karena disantet orang atau dikerjain setan lho ya. Anda datang ke dukun pun tidak akan bisa sembuh, malah bisa tambah parah!

Saya dulu pernah lho mengalami kondisi seperti ini. Di tahun 2001 saya menderita maag akut dan kronis. Saya heran kenapa pas tidak lagi stress, sudah atur jam makan dan minum obat ini itu, tapi tetep aja maag kumat. Apa yang salah dengan saya padahal sudah mengikuti semua metode medis yang disarankan?

Ternyata salah saya adalah saya punya sugesti negatif yang salah dari sejak kecil. Dulu orangtua sering mengatakan bahwa saya harus makan ontime karena kalau tidak makan ontime, nanti bakal sakit perut.

Dokter-dokter juga bilang gitu. Jadi ya saya percaya dan “mengimani” kalau saya tidak makan ontime, saya akan sakit perut. Dan eh, beneran lho saya jadi sakit perut kalau tidak makan tepat waktu. Tapi anehnya saya tidak maag kalau saya puasa, padahal puasa khan sudah pasti tidak ontime makannya.

Ketika saya membuang sugesti negatif ini, yang terjadi adalah saya sembuh total dalam sebulan total dan sekarang sudah lebih dari 15 tahun tidak pernah maag. Saya juga bebas makan tidak ontime, bebas makan yang pedes, berminyak, asem-asem dan bisa minum kopi.

Jadi teman-teman, kunci untuk menyembuhkan penyakit psikosomatis (termasuk maag) adalah dengan psikoterapi. Penyakit pikiran harus diobati dengan pikiran.

Anda harus tahu pola pikir atau sugesti negatif salah apa yang tertanam di batin bawah sadar Anda. Segala macam obat, herbal, suplemen atau pola makan tertentu tidak akan memberikan hasil yang permanen alias bakal kambuh lagi!

Bagaimana, apa Anda sudah tahu penyebab penyakit Anda apa? Apa sudah jelas itu psikosomatis atau bukan? Atau mungkin keduanya?

Dt Awan (Andreas Hermawan)

.

.

©2019 DutaSehat.com all rights reserved.

WhatsApp chat

Masuk dengan data akun Anda

atau    

Lupa rincian login Anda?

Buat Akun

%d blogger menyukai ini: