Para pendukung paradigma AIDS konvensional (pro-AIDS) selalu menyatakan bahwa informasi-informasi dari para AIDS Denialist tidaklah up-to-date, di bawah tahun 2000. Dengan demikian, pandangan-pandangan AIDS Denialist tidak perlu “digubris”. Benarkah demikian? Apa yang mereka katakan sebenarnya salah karena banyak situs-situs memberikan informasi yang terkini (up-to-date) mengenai HIV/AIDS.

Di kursus ini saya mempublikasikan artikel-artikel yang tidak hanya bersumber dari data tahun di bawah 2000-an, tapi juga di tahun 2010 dan 2011. Untuk informasi yang lebih update lagi, Anda bisa mencarinya sendiri via mesin pencari Google atau mengunjungi situs-situs AIDS Denialist luar negeri yang akan saya bagikan sebentar lagi.

.

Mengapa Mempermasalahkan Informasi Lama?

Para pro-AIDS yang berusaha “menyanggah” atau mendiskreditkan AIDS Denialist tidak memahami bahwa informasi lama jika tidak ada yang benar-benar bisa menyanggahnya, tidaklah perlu di up-to-date. Kenapa demikian. Untuk bisa memahaminya, saya berikan contoh berikut.

Informasi yang memberitahukan bahwa Neil Armstrong adalah manusia pertama yang mendarat di bulan adalah informasi lama sejak tahun 1969. Apakah informasi ini perlu di up-to-date dalam arti diganti menjadi: manusia pertama yang mendarat di bulan bernama Selamat dari Jawa (karena kita mendengar bahwa Neil Armstrong mendarat dengan “selamat” di bulan?!?!). Tentu saja kita tidak mengganti informasi ini dan tetap memakainya sebagai informasi sejarah yang benar karena sampai sekarang belum ada informasi terpercaya yang bisa menyanggahnya.

Contoh informasi lainnya justru termasuk yang paling kuno adalah manusia yang normal memiliki dua tangan dan dua kaki.  Ini termasuk informasi ilmu pengetahuan alam yang KUNO dan tak terbantahkan bahkan sampai sekarang juga dianggap sebagai kebenaran.

Nah, apakah informasi tentang Neil Armstrong dan organ gerak manusia ini karena merupakan informasi lama akhirnya kita tidak memerlukannya lagi atau tidak menganggapnya lagi sebagai kebenaran/fakta? Tentu saja tidak.  Oleh karena itu, informasi dari AIDS Denialist yang sudah lama pun, asal belum ada yang bisa menyanggah dan menjatuhkannya secara ilmiah, tidak bisa kita abaikan begitu saja. Pro-AIDS terlebih dahulu harus bisa secara ilmiah menyanggah informasi lama dari AIDS Denialist sebelum menuntut informasi yang terbaru.

.

Situs-Situs AIDS Denialist dengan Informasi yang Selalu Diperbaharui

Tapi tentu saja, para pro-AIDS tertutup matanya dan tidak mengetahui bahwa informasi-informasi dari para AIDS Denialist sangat banyak yang baru. Contoh artikel-artikel luar negeri yang memberikan informasi kontroversial HIV/AIDS terkini bisa dilihat di situs-situs atau link:

http://reducetheburden.org

http://www.rethinkingaids.com

http://www.reviewingaids.org/awiki

http://www.healaids.com

http://houseofnumbers.com

http://www.aliveandwell.org

http://www.livingwithouthivdrugs.com  (penuh dg kesaksian para Odha tanpa ARV)

http://allafrica.com/comments/list/aans/post/post/id/200907200575.html

http://sites.google.com/site/21plural/home–inicio/material-conferencia/the-perth-group-revisits-the-existence-of-hiv-1

http://www.robertogiraldo.com/eng/upcoming_events.html

http://www.robertogiraldo.com/eng/articles.html

http://www.shirleys-wellness-cafe.com/update.htm

.

Bahkan Anda bisa bergabung ke dalam Forum Odha ARV dan Non-ARV sehingga bisa mengikuti perkembangan terapi-terapi Non-ARV mereka di AIDSscured, yaitu salah satu Forum Grup Yahoo di link:

http://health.groups.yahoo.com/group/aidscured/

Khusus untuk para Odha Indonesia, bisa mengikuti perkembangan terapi-terapi Non-ARV mereka di Grup Facebook: “GERAKAN TOLAK ARV (GETAR)”.

Dalam forum-forum ini Anda akan punya akses untuk menghubungi para AIDS Survivor tanpa ARV. Mereka benar-benar nyata dan pengalaman mereka akan sangat banyak membantu para Odha yang ingin meninggalkan terapi ARV. Untuk bergabung dalam grup ini, silahkan Anda ketik “GERAKAN TOLAK ARV (GETAR)” pada kolom pencarian (Search) di Facebook.

Jangan percaya begitu saja dengan yang dikatakan oleh media massa dan juga apa yang saya tulis. Milikilah inisiatif untuk mencari sendiri kebenarannya!

©2019 DutaSehat.com all rights reserved.

WhatsApp chat

Masuk dengan data akun Anda

atau    

Lupa rincian login Anda?

Buat Akun

%d blogger menyukai ini: