Penyakit maag atau kalau dalam bahasa kerennya disebut dengan dispepsia adalah kumpulan gejala yang diakibatkan oleh macam-macam penyakit lambung pada perut bagian atas. Penyakit maag umumnya berkaitan dengan penyakit tukak lambung, kanker lambung, gastritis, gerd dan jenis penyakit lambung lainnya.

Penyebab maag ada bermacam-macam, misalnya: obesitas, iritasi usus (IBS), infeksi perut, stress, rasa cemas berlebihan, GERD, tukang lambung, kanker perut, efek samping obat-obatan, pola makan yang salah, dan sebagainya.

Untuk gejala maag sendiri, secara umum ditandai dengan:

  1. Nyeri ulu hati.
  2. Mudah kenyang.
  3. Perut kembung.
  4. Perut terasa panas dan tidak nyaman.
  5. Muntah.
  6. Berat badan turun.
  7. Sulit menelan makanan.

 

Sedangkan maag yang ada GERD-nya memiliki gejala seperti:

  1. Perut kembung.
  2. Rongga mulut terasa asam.
  3. Nyeri dada dan tenggorokan.
  4. Sendawa.
  5. Cegukan.
  6. Batuk kering.
  7. Sulit menelan makanan.

 

Untuk yang kasus gastritis atau peradangan lambung, terjadi karena rusaknya lapisan pelindung dinding lambung.

Untuk diketahui, dinding lambung terdiri dari susunan jaringan kelenjar. Kelenjar ini menghasilkan enzim pencernaan dan asam lambung. Tak hanya itu, dinding lambung juga dilindungi oleh lapisan (mukus) agar terhindar dari kerusakan akibat enzim pencernaan dan asam lambung tersebut. Jika lapisan mukus rusak, maka terjadilah peradangan atau gastritis.

Gejala dari gastritis adalah:

  1. Mual.
  2. Muntah-muntah.
  3. Sakit perut.
  4. Perut kembung.
  5. Mudah kenyang.
  6. Tinja berwarna hitam.
  7. Muntah darah.

 

Beda lagi dengan tukak lambung. Ia adalah kondisi di mana dinding lambung mengalami luka karena lapisan (mukus) dinding lambung yang terkikis. Luka seperti ini juga bisa muncul pada esophagus dan duodenum atau bagian pertama dari usus kecil.

Tukak lambung (peptic ulcer) tak mengenal umur, artinya baik anak-anak maupun orang dewasa berpotensi untuk terkena penyakit tukak lambung. Tapi, pria dan wanita berusia 60 tahun ke atas berisiko menderita tukak lambung lebih besar.

Gejala dari tukak lambung di antaranya adalah:

  1. Perut kembung.
  2. Nyeri ulu hati.
  3. Berat badan berkurang.
  4. Feses berdarah.
  5. Nafsu makan turun.
  6. Mudah kenyang.
  7. Mual.
  8. Muntah-muntah.
  9. Sendawa.
  10. Perut tidak nyaman sehabis makan makanan berlemak

 

Terus, untuk orang yang menderita anoreksia, ada jenis penyakit lambung yang mereka derita yaitu gastroparesis. Penyakit ini menyebabkan lambung lambat dalam mencerna makanan. Gangguan fungsi lambung ini terjadi ketika otot-otot pada dinding lambung tidak bekerja sebagaimana mestinya. Secara garis besar, gastroparesis adalah penyakit lambung yang terkait dengan gangguan saraf lambung.

Ciri-ciri gastroparesis yaitu:

  1. Sakit perut.
  2. Perut kembung.
  3. Kadar gula rendah (Hipoglikemia).
  4. Mual.
  5. Berat badan turun.
  6. Anoreksia.
  7. Mudah kenyang.

 

Ngeri ya lihat deskripsi dan gejala-gejalanya. Benar-benar membuat hidup jadi tidak nyaman, tidak enak dan menderita. Tapi jangan khawatir karena semua itu bisa dibantu sembuh total dan permanen jika Anda bisa mengikuti saran-saran di kursus ini 😊

©2019 DutaSehat.com all rights reserved.

WhatsApp chat

Masuk dengan data akun Anda

atau    

Lupa rincian login Anda?

Buat Akun

%d blogger menyukai ini: