Satu lagi jalur cepat belajar pengobatan medis holistik dan menjadi dokter yang canggih yaitu dengan cara RAJIN membaca buku-buku alternatif dan holistik.

Para dokter konvensional juga belajar dari buku sewaktu di sekolah kedokteran, begitu juga dengan semua orang ketika masuk SD, SMP, SMA, dan perkuliahan. Dalam kehidupan pembelajaran, Anda tidak akan pernah lepas dari yang namanya buku. Jadi ketika hendak mempelajari sains medis holistik, suka atau tidak suka Anda WAJIB belajar dari BANYAK buku.

Itu artinya, untuk supaya bisa menjadi Master medis holistik, mau tidak mau Anda harus jadi “kutu buku”.

Namun jangan sekedar membaca saja, tapi juga merenungkan dan meresapi pengetahuannya, karena untuk sekedar membaca anak kelas 2 SD juga bisa.

 

BUKU TERBAIK ADALAH BUKU DI LUAR GEDUNG SEKOLAH

Iya betul. Gedung sekolah hanya mengajarkan paket materi yang disetujui oleh dewan sekolah bersangkutan. Jadi materi-materi yang tersedia di sekolah adalah materi yang SANGAT terbatas, bahkan seringkali sudah “kadaluarsa” dan kurang praktis.

Mengenai koleksi perpustakaan sekolah, jumlah dan objek yang dibahas oleh buku-bukunya juga sangat terbatas.

Saat ini informasi mengenai kesehatan (obat, herbal, operasi, diet, penyakit, dll) makin bertambah jumlahnya dalam kurun waktu yang sangat cepat. Penemuan-penemuan baru cepat bermunculan dan sekolah kalah cepat meng-update perbendaharaan ilmunya. Jadi untuk bisa menjadi dokter medis holistik yang handal dan tidak ketinggalan jaman, Anda wajib membaca buku-buku kesehatan dari luar gedung sekolah.

Sangat besar manfaat yang bisa Anda dapatkan dari rajin membaca buku-buku kesehatan di luar gedung sekolah. Beberapa di antaranya adalah Anda mengetahui dan mendapatkan:

  • informasi-informasi yang tidak “disensor” oleh lembaga sekolah tertentu,
  • informasi kesehatan yang kontroversial,
  • informasi yang up-to-date.
  • metode pengobatan yang sangat beraneka ragam,
  • informasi penyakit yang lebih banyak,
  • berbagai sains yang mendukung pengobatan Anda,
  • dan masih banyak lagi lainnya.

Anda perlu menyadari bahwa ilmu pengetahuan dari buku-buku di luar gedung sekolah kedokteran adalah lebih canggih dan lebih manjur. Jika di gedung sekolah Anda tidak mendapatkan pengetahuan tentang menyembuhkan diabetes, gagal ginjal, kanker stadium lanjut, dan AIDS (karena sekolah kedokteran belum sampai ke level ini), Anda akan mendapatkannya dari buku-buku yang dijual bebas di Gramedia, Gunung Agung, Toga Mas, dan toko buku lainnya.

Malas membaca buku serta tetap berkutat hanya belajar dari sekolah kedokteran (atau lembaga pendidikan kesehatan lainnya) akan membuat Anda jadi dokter “usang”, yang tidak tahu menahu dan impoten dalam menangani kasus-kasus kesehatan yang selalu baru di jaman modern ini.

Ini tidak hanya berlaku bagi para dokter konvensional saja, tapi juga para praktisi kesehatan lainnya, alternatif maupun holistik.

 

BUKU KHAN HANYA TEORI!

Dulu waktu saya masih kecil, orangtua saya heran kepada saya dan mengatakan bahwa buku itu hanya teori, jadi mengapa saya kok rajin sekali membaca banyak buku. Dan yang saya baca adalah buku-buku di luar pelajaran sekolah.

Ungkapan “hanya teori” yang diucapkan ini terkesan merendahkan dan berkonotasi negatif, seolah-olah isi buku hanyalah teori-teori yang tidak berguna dalam kehidupan nyata. Pandangan seperti orangtua saya ini adalah salah. Semua Kitab Suci dan semua materi pelajaran di sekolah paling tinggi, juga berupa buku. Bahkan tebal-tebal. Pandangan negatif seperti ini sama saja mengatakan bahwa Kitab-Kitab Suci dan buku-buku pelajaran sekolah adalah teori yang tidak berguna.

Padahal Kitab Suci membantu meningkatkan kedewasaan moral dan jiwa kita, buku pelajaran sekolah adalah materi yang selama ini dipakai oleh SEMUA orang supaya jadi pandai dan menunjang masa depan kita.

Para dokter spesialis, para Profesor, dan para ilmuwan, jadi pintar dan lulus karena dituntut membaca banyak buku. Bahkan saya punya kakek yang tidak pernah sekolah, tapi karena suka membaca buku, pengetahuan dan kematangan pemikirannya setara dengan orang-orang lulusan sarjana.

Buku berisi pengetahuan-pengetahuan yang bersumber dari pengalaman para ahli. Mereka (para ahli) untuk mendapatkan pengetahuan ini tidaklah gampang, mahal, dan memakan waktu cukup panjang. Jadi keuntungan Anda ketika membaca buku mereka adalah pengetahuan para ahli yang “mahal” ini bisa Anda dapatkan dalam sekejab, murah, dan praktis tanpa perlu banyak usaha.

Saya dulu tidak suka baca buku dan termasuk siswa biasa-biasa saja. Namun saya jadi gemar membaca banyak buku karena saya mendapatkan banyak hikmat yang menawarkan solusi berlimpah, untuk pekerjaan, kesehatan, hubungan dengan sesama, dan pengembangan diri. Semua pengetahuan praktis ini saya dapat bukan dari buku formal di sekolah dan kuliah, tapi dari buku-buku non-formal.

Jadi, jangan pernah meremehkan kekuatan dari sebuah buku, apalagi buku di luar gedung sekolah.

 

JADI KUTU BUKU TIDAK HARUS KARENA SUKA, TAPI KARENA BUTUH

Anak sekolah dituntut untuk rajin baca banyak buku pelajaran supaya menguasai materi pelajaran tersebut dan akhirnya lulus ujian. Tidak peduli anak tersebut suka baca atau tidak, tapi tetap saja rajin baca buku pelajaran harus dia lakukan. Kuncinya itu rajin belajar, suka atau tidak suka. Dan tentu saja, kalau belajar ya harus baca buku karena itu yang DIBUTUHKAN.

Sama halnya dengan anak sekolahan tersebut, kita jika ingin menguasai materi pelajaran medis holistik, kita BUTUH rajin baca banyak buku medis holistik. Atau di jaman internet ini, setidaknya kita musti RAJIN baca materi-materi medis holistik di medsos, situs-situs, atau dokumentasi online lainnya.

 

BUKU-BUKU MEDIS HOLISTIK YANG SAYA REFERENSIKAN

Ada beberapa buku medis holistik yang saya sarankan Anda membacanya sebagai permulaan pembelajaran. Diantaranya adalah:

  • The Miracle of Enzyme, karya Dr. Hiromi Shinya
  • The Miracle of Endorphin, karya Dr. Shigeo Haruyama
  • Food Combining, karya Andang Gunawan
  • My Healthy Life– Herbal Praktis Berkhasiat, terbitan Trubus Cipta Sehat
  • The Miracle of Touch, karya Dr. Eddy Iskandar
  • Law of Resonance, karya Pierre Franckh

Semua judul-judul buku di atas ditulis dalam bahasa Indonesia dan sangat mudah dimengerti. Setelah membaca buku-buku di atas, Anda bisa membaca ratusan atau ribuan buku medis holistik lainnya untuk menyempurnakan pengetahuan dan kemampuan Anda.

 

DI MANA MENDAPATKAN BUKU-BUKU INI?

Anda bisa mendapatkannya di toko buku besar terdekat. Atau bisa juga memesan secara online karena toko buku online saat ini sudah banyak di Indonesia. Di toko buku online, biasanya memberikan discount dan buku bisa diantar langsung ke alamat Anda. Anda bisa mencari alamat situs toko buku via Google Search, dengan mengetikkan kata kunci “toko buku online”.

Seperti Anda lihat, mendapatkan ilmu pengetahuan yang luar biasa ternyata tidak harus mengeluarkan uang jutaan rupiah, tidak harus mendaftar di instansi pendidikan tertentu, dan tidak harus lama.

So, selamat jadi kutu buku!

Dt Awan (Andreas Hermawan)

©2019 DutaSehat.com all rights reserved.

WhatsApp chat

Masuk dengan data akun Anda

atau    

Lupa rincian login Anda?

Buat Akun

%d blogger menyukai ini: