Minyak kelapa memiliki komponen antijamur, antibotik dan antiviral. Untuk kasus demam dengue, komponen antiviral dalam minyak kelapa bisa untuk menekan replika virus dengue.

Jika Anda googling internet dalam bahasa Inggris, terdapat banyak pemberitaan tentang hoax yang mengatakan bahwa vco bisa digunakan sebagai lotion antinyamuk untuk menghindari gigitan DBD. Sebagai praktisi medis holistik yang berpengalaman menggunakan VCO untuk diri sendiri maupun pasien-pasien, pemberitaan diinternet tersebut adalah hoax.

VCO memang bisa dipakai sebagai lotion antinyamuk untuk menghindari gigitan nyamuk penyebab DD dan DBD, tapi ini efeknya hanya sebentar sekitar 1-2 jam saja (pengalaman pribadi).

Dalam berita hoax tersebut juga mengatakan bahwa nyamuk dengue tidak bisa terbang lebih tinggi dari lutut. Nah, ini juga salah.

Berita dan fakta yang benar adalah VCO memiliki kandungan antivirus untuk menekan replika (pertumbuhan) virus dengue, jika Anda meminumnya dalam dosis tinggi.

Dalam penelitian tahun 2014 di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, terungkap bahwa minyak kelapa murni atau VCO (Virgin Coconut Oil) bisa menghambat replikasi virus dengue.

Dua komponen dalam VCO yang diandalkan sebagai antiviral untuk memerangi virus dengue adalah asam laurat dan monolaurin. Kedua komponen ini jika diberikan dalam dosis yang tepat, bisa dipakai untuk mengobati demam dengue bahkan demam berdarah (kondisi lebih parah).

Anda bisa melihat rincian penelitian ini di link:
http://lib.ui.ac.id/naskahringkas/2017-04/S-Shehla%20Mughal%20Endo

Cara menerapkan VCO untuk demam dengue dan demam berdarah adalah sebagai berikut:

Bayi-Balita: 1-2 sdt tiap 4 jam. Bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan atau dicampur ke dalam susu/bubur. Bisa berbarengan dengan herbal atau suplemen lain tanpa diberi jarak waktu. Jika dibarengi dengan obat kimia, berikan jarak 1 jam.

Anak-anak: 1-2 sdm tiap 3 jam. Bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Bisa berbarengan dengan herbal atau suplemen lain tanpa diberi jarak waktu. Jika dibarengi dengan obat kimia, berikan jarak 1 jam.

Dewasa: 2 sdm tiap 3 jam. Bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Bisa berbarengan dengan herbal atau suplemen lain tanpa diberi jarak waktu. Jika dibarengi dengan obat kimia, berikan jarak 1 jam.

Untuk membantu mengatasi dehidrasi, berikan air kelapa muda atau tua, yang bisa Anda berikan sebanyak mungkin (asal tidak membuat mual dan muntah). Dan untuk meningkatkan prosentasi kesembuhan, Anda bisa menggabungkan terapi VCO ini dengan madu, sari kurma dan propolis.

Tapi wajib digarisbawahi: pastikan Anda memakai VCO yang asli, bukan oplosan dan harus berkualitas tinggi supaya pengobatan yang Anda jalani tidak sia-sia. Tentu Anda tidak ingin coba-coba dengan penyakit DD ataupun DBD, betul?!

Jika Anda ragu dengan kualitas di luar sana, Anda bisa memesannya yang sudah terbukti asli, organik dan berkualitas super DI SINI.

Dt Awan (Andreas Hermawan)

PS: Kami tidak memakai standar farmasi untuk takaran sendok makan dan sendok teh. Ukuran yang kami pakai: 1 sdt = 2 ml sedangkan 1 sdm = 5ml.

 

Sharing is caring. Viralkan supaya bermanfaat bagi orang lain!

Tentang Duta Sehat     Panduan & Dukungan     Hubungi Kami     Kebijakan Privasi     Syarat & Ketentuan     Jadi Mitra

 

©2020 DutaSehat.com | Pusat Layanan Medis Holistik Indonesia

Mulai chat
1
Klik untuk chat via WA
Hai, silahkan klik untuk chat via WA :)

Login ke akun Anda

atau    

Forgot your details?

Create Account